Isak tangis para pejuang di Lawang Sewu (semarang) yang membuat hati ini miris

Saya tidak akan menyebutkan sebuah kisah perjuangan secara menyeluruh dari zaman penjajah datang sampai kemerdekaan RI.

Saya ditakdirkan oleh ALLAH SWT untuk bertemu dengan 9 orang Hebat di Kote Semarang (Arief Rachman Saputra, Fendy Yusefa Pratama, Fauzan Ahmad Makarim, Ivan Christian Siregar, Aztrid Nurmalita Chaidir, Septi Anggraini, Marwah Whawha, Aji Rudi Harianto, dan Main Ajje (namun main ga ikut). Akhirnya kami memutuskan untuk jalan-jalan di salah satu ikon kota tersebut, yaitu Lawang Sewu.

Saya ingin berbagi dengan teman-teman bagaimana sebuah tempat yang dinamakan dengan “Lawang Sewu” . Mungkin teman-teman ada yang pernah kesana, dan mungkin ada pula yang sudah tahu tempatnya. Namun, saya ingin berbagi dengan teman-teman yang belum tahu dan semoga bisa menjadi renungan bagi kita semua.

Lawang sewu dahulu merupakan sebuah tempat yang dipakai oleh Pemerintah belanda untuk perusahaan kereta api di Indonesia. Namun, ketika jepang merebut indonesia dari tangan penjajah belanda. tempat ini dijadikan sebuah Penjara bawah tanah.

Penjara bawah tanah yang ada disana ada yang Penjara Jongkok , ada pula yang penjara bediri. Sungguh menyedihkan siksaan jepang kepada para pejuang dulu. Para pejuang yang dihukum oleh jepang adalah mereka yang masih memiliki rasa nasionalisme yang tinggi, Mereka rela disiksa demi mempertahankan harga diri Bangsa Indonesia. Mereka menolak untuk menjadi tentara dan Budak oleh Jepang.

Berikut adalah gambar penjara Jongkok dan penjara bawah tanah lawang sewu

Penjara Berdiri

Penjara Jongkok

Bayangkan, berapa lama mereka jongkok, berapa lama mereka berdiri. Jepang pada saat itu sangat sadis untuk membunuh bangsa ini secara perlahan-lahan. Namun, para pejuang tetap tegar mempertahankan harga dirinya sebagai pejuang bangsa Indonesia.

Kawan, mari kita renungkan, para pejuang memiliki hasrat untuk membangun bangsa. Mari Introspeksi diri, apa yang sudah saya berikan untuk Bangsa, dan apa rencana kita yang akan kita berikan bagi bangsa

Sangat menyedihkan siksaan Jepang. Mari kita bersyukur hidup dalam zaman yang serba enak ini. Sesungguhnya ALLAH SWT berfirman dalam surat Ibrahim ayat 7.

” Sesungguhnya, jikalau kamu bersyukur, maka akan kutambah nikmat-Ku. Tetapi jika kamu mengingkari Nikmat-Ku. maka pasti Azab-Ku sangat pedih”

Mari bersyukur karena kita masih bisa kuliah, mari bersyukur karena kita memiliki peluang lebih besar untuk membangun negeri

Salam

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s