Masalah-masalah dalam Pembangkit Listrik di Indonesia

Ketika berbica pembangkit listrik, apalah Nur Muhammad malikul adil ini?
Mata kuliah konversi aja ngulang banyak
Apa yang mau diharapin dan diandelin dari adil ini???

Suatu ketika, ALLAH menakdirkan saya untuk melakukan kerja praktek di Indonesia Power di Semarang januari 2011. (Kok ga nyambung siy KP di Konversi). Yah mau gmn lagi, rejeki gw disitu, syukuri aja

Saya bersama 4 orang Dahsyat (Arief Rachman Saputra, Fendy Yuseva Pratama, Ivan Christian Siregar, dan Fauzan Ahmad Makarim) melakukan kerja praktek di Tempat tersebut. Pada suatu hari, kami berdiskusi dengan Opung Toni (karena Orang Batak, maka dipanggil Opung)

Kami diberi Wejangan oleh beliau yang sudah 33 tahun bekerja dalam industri Pembangkit listrik. Kami diberi tahu sebuah DIlema, yang mana tau braders atau sisters punya solusi untuk menyelesaikan masalah ini.

Dalam 1 hari, Pembangkit Listrik Semarang menghabiskan lebih dari 4 juta Liter Minyak (BBm) untuk menyuplai pembangkit listrik. Dan beliau berkata bahwa Cadangan Batu Bara lebih banyak dibanding Minyak. Lantas, kenapa Pembangkit Listrik masih banyak yang pakai minyak??



berikut beberapa alsannya menurut beliau :
1. Pembangkit Listrik perlu stok yang cepet (PT Bukit Asam penghasil Batu bara ada di sumatera, jauh dan perlu waktu beberapa hair untuk nyampe, kalau nyampe bagus, kalau ga nyampe, listrik bisa mati, orang2 ngamuk-ngamuk ga jelas)
2. Transportasi untuk mengangkut batubara sangat minim (masih pakai laut)
3. Beberapa perusahaan tambang banyak yang menjual tambang batu bara ke asing (karena lebih mahal harganya), keegoisan
4. Mental Indonesia adalah mental korupsi yang membuat batu bara dicampur dengan pasir lah, batu-batu kerikil ga jelas, dan lain-lain yang ga punya niulai kalor pembakaran serta bisa merusak komponen pembangkit listrik.

Nah, dilema kan?
ada yang punya usul????

ketika gw ikut lomba, banyak siy ide2 pembangkit2 bagus,dari gelombang laut, sampah, dan lain-lain. Namun, kata Opung, masih minyak yang paling visible, batubara pun belum visible

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s