Aspirasi insinyur di tanah rantau untuk Jabar 1

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Kepada kalian yang sedang bertarung di Pilkada Jabar memperebutkan posisi Jabar 1. Siapapun dari kalian yang akan menjadi pemenang, izinkanlah aku menyampaikan beberapa aspirasiku untuk kalian.

Kepada Yth.

Gubernur Provinsi Jawa Barat Periode 2013-2018

Perkenalkan, Aku adalah seorang bocah yang sedang berkelana di negri Formosa (Baca : Taiwan) yang sedang menimba ilmu newton di pendidikan formalku. Aku lahir dan dibesarkan hingga SMA di Cirebon. Selepas SMA (tahun 2007), aku pun merantau ke kota Kembang untuk melanjutkan pendidikan sarjanaku di Jurusan Teknik Mesin, Institut Teknologi Bandung (ITB). 22 tahun sudah umurku kuhabiskan di tanah parahyangan ini (Cirebon dan Bandung) sebelum aku merantau ke negri seberang. Sebagai warga jabar yang awam, Izinkan aku menyampaikan beberapa aspirasi dan pendapat kualitatifku kepada anda wahai pak/bu Gubernur yang terhormat.

Saya tidak mewakili siapa-siapa kecuali diri saya sendiri, dan kalaupun suara saya ini sama dengan suara saudara-saudara saya lainnya yang di hati kecil mereka masih menyisakan cinta kepada tanah yang dititipkan ALLAH ini (sebuah provinsi bernama jawa barat), maka itu hanyalah suatu kebetulan yang tidak kami rekayasa.

Wahai Pak/Bu Gubernur yang terhormat.

Jikalau engkau yang terpilih. Aku berharap anda mampu mengurangi jumlah kemiskinan di provinsi ini secara eksponensial. Jikalau anda hanya mampu menurunkan jumlah kemiskinan secara logaritmik, apalagi jika anda hanya mampu mengurangi jumlah kemiskinan dengan gradient mendekati 0, maka sesungguhnya masyarakat tidak akan merasakan efek dari perubahan tersebut dan anda gagal mereduksi jumlah kemiskinan.

Wahai Pak/Bu Gubernur yang terhormat.

Sesungguhnya beban yang anda miliki adalah beban dinamik yang berulang-ulang, tidak lagi beban statik. Walaupun anda masih dinyatakan bersih dari korupsi, dan kesabaran masyarakat jabar masih dibawah batas maksimum. Namun, ketahuilah beban dinamik yang berulang-ulang akan menyebabkan kegagalan fatigue. Masyarakat akan lelah dengan kondisi yang ada, mereka akan menilai anda gagal walaupun kegagalan anda masih dibawah batas yang diizinkan.

Wahai Pak/Bu Gubernur yang terhormat.

Sesungguhnya beban dinamik berulang yang menyebabkan kegagalan fatigue adalah beban tarik. Maka berikanlah beban tekan kepada masyarakat agar anda terhindar dari kegagalan fatigue (kelelahan masyarakat). Turunlah kebawah, tirulah gaya blusukan jokowi.

Wahai Pak/Bu Gubernur yang terhormat.

Sesungguhnya masalah yang ada di jawa barat adalah problematika Multi Degree of Freedom (MDOF), bukan lagi problematika Single Degree of Freedom (SDOF). Kondisi ini menuntut anda untuk melihat dari berbagai dimensi, tidak hanya melihat dari sisi kepartaian anda saja.

Wahai Pak/Bu Gubernur yang terhormat.

Masalah-masalah yang mengalir di Jawa Barat ini bersifat Laminer dan Turbulen, sehingga perlu  dicari rekayasa alirannya. Kemampuan merekayasa aliran masalah menjadi syarat mutlak bagi anda wahai pak gubernur.

Wahai Pak/Bu Gubernur yang terhormat.

Massa-massa awal ini adalah kondisi transient untuk kepemimpinan anda. Segerakanlah massa-massa transient ini karena rakyat sudah sangat menginginkan kondisi steady state. Masyarakat berharap di tahun kedua kepemimpinan anda, kondisi steady state sudah tercapai.

Wahai Pak/Bu Gubernur yang terhormat.

Saya yakin hati masyarakat jabar masih bersifat elastis. Janganlah anda berbuat kesalahan hingga melampaui batas Yield Strength masyarakat agar hati mereka tidak berubah menjadi plastis dan tetap menggunakan modulus elastisitasnya untuk menentukan regangan antara anda dan mereka.

Wahai Pak/Bu Gubernur yang terhormat.

Berikanlah masyarakat beban impak agar anda mampu melihat respon yang diberikan. Transformasikan respon tersebut dari domain waktu ke domain frekuensi melalui Fast Fourier Transform agar anda bisa menganalisis karakteristik dinamik masyarakat jabar.

Wahai Pak/Bu Gubernur yang terhormat.

Perhatikanlah beban bending terlebih dahulu sebelum anda memperhatikan beban torsi, shear, ataupun axial karena beban bending adalah beban paling berbahaya. Perhatikanlah terlebih dahulu masalah yang besar sebelum anda memperhatikan masalah yang kecil.

Wahai Pak/Bu Gubernur yang terhormat.

Sesungguhnya masyarakat Jabar memiliki keinginan pribadi. Temukanlah keinginan pribadi masyarakat Jabar dan berikan fasilitas yang sesuai dengan keinginan pribadi masyarakat agar anda dan masyarakat mampu berresonansi membentuk sebuah modus getar (mode shape) yang indah.

Aku bukanlah seorang Kahlil Gibran yang mampu merangkai kata, aku hanyalah seorang bocah calon insinyur yang sedang belajar memandang masalah dari sudut pandang berbeda.

Salam Hormat

Putra Jabar

Nur Muhammad Malikul Adil

Mechanical Engineering Dept of Taiwan Tech.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s