Jangan Berfikir Terlalu Rumit

Pesan itu saya dapatkan ketika menghadapi kuiz Advance Engineering Mathematic. Ini adalah mata kuliah yang sangat sulit dan diperlukan kemampuan matematika yang tinggi untuk bisa lulus (semoga bisa lulus, Amiin).

Dalam kuiz terdapat 8 soal, dan soal nomor 1 yang paling mudah. Aku berfikir terlalu rumit sehingga soal nomor 1 pun tidak bisa, hingga dari 8 soal tidak ada yang bisa. Daripada Wasting my time aku kumpulkan lembar jawaban blank karena kebanyakan rumus aku lupa. (Tidak Open Book Kuiznya).

Aku pun keluar lalu kukerjakan soal tersebut, ternyata mudah saja saudara-saudara. Berikut contoh soalnya.

y” + 0.25 y = 1, dengan y’ (0) = y’(1) = 0 … Find the solution.

It is very easy, isn’t it? Because I thought it was very complicated, so I couldn’t do it.

Sejenak mari kita renungkan, dalam hidup pun terkadang kita berfikir kalau masalah itu terlalu rumit. Namun, kalau kita senantiasa bersyukur dan bersabar, sesungguhnya semua masalah itu ada jalan keluarnya, sesudah kesulitan ada kemudahan, , Amiin. Bersikaplah Qona’ah (Legowo) dalam menerima takdir Allah.

COmplicated

Complicated

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s