Duit Banyak atau Waktu Banyak? Syukuri Saja

Di awal pertama malam ramadhan, Ingin rasanya aku menuliskan sebuah kisah yang terjadi padaku 6 bulan lalu dan hari kemarin. Ketika bulan desember semester 1, Professor menyuruhku mengerjakan sesuatu dan ingin mendapatkan hasinya dalam waktu 2 minggu.

Mengapa beliau menginginkan hasilnya secepat itu? Mari kuceritakan detailnya. Professor menyuruhku mengerjakan sesuatu dan mengetahui hasilnya dengan cepat karena deadline untuk permohonan dana ke NSC (National Science Council) adalah bulan Desember setiap tahun untuk research yang akan dimulai di Agustus tahun depan.

Dalam bayangan Professor, beasiswa yang diberikan kepadaku hanyalah tahun pertama saja sehingga tahun kedua beliau harus menyiapkan keseluruhan beasiswa untukku (Minimal 10 Ribu NTD), sehingga beliau ingin mengapply kan suatu project untukku ke NSC. Sedangkan dalam bayanganku, Professor mau mengganggarkan 2000 NTD untukku dari NSC.

Bulan desember pun mendekati akhir, hingga akhirnya beliau berkata bahwa sekarang sudah terlalu telat untuk memasukkan proposal ke NSC sehingga beliau tidak bisa membantuku untuk mendapatkan financial support di tahun kedua.

Akhirnya, aku pun pasrah saja dengan keputusan yang professor buat. 2 bulan kemudian, tepatnya di Februari 2013 aku dipanggil menemui beliau dan menceritakan kondisi beasiswaku. Aku menceritakan bahwa professor hanya diwajibkan memenuhi 2000 NTD per bulan. Apakah respon beliau? Respon beliau adalah. “Only 2000 NTD?” Seolah-olah uang 2000 NTD gak ada harganya.

AKhirnya, kemarin ketika perpanjangan beasiswa, Professorku bersedia memberika uang 2000 NTD per bulan dengan Cuma-Cuma (alia sgak perlu ngerjain project dll, alhamdulillah). Mungkin kalau aku mengerjakan project dari NSC, aku bisa dapat 8000 NTD dari Universitas dan 12000 NTD dari NSC (20 Ribu NTD), namun waktu yang kupakai untuk mengerjakan itu sangat banyak. Sedangkan yang sekarang aku dapatkan 10000 NTD dan aku bersantai mengerjakan tesisku, dan aku pun punya waktu lebih banyak untuk berdakwah, Alhamdulillah. Pilih uang banyak atau waktu banyak? Apapun itu, yakinlah Allah menunjukkan hal terbaik untuk hamba-Nya. Senantiasa bersyukurlah dan jangan mengeluh.

Money or Time. Which one do you choose?

Money or Time. Which one do you choose?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s