Taichung Sea of Flowers

Taiwan merupakan daerah yang memiliki 4 musim, yaitu musim panas, dingin, gugur, dan semi. Teman-teman jangan membayangkan musim dingin disini sama seperti di Kanada yang berlumuran salju. Musim dingin di Taiwan masih berkisar Antara 5-10 derajat celcius, namun bagi orang Indonesia yang terbiasa tinggal di daerah tropis, tentunya angka 100 C adalah angka yang cukup rendah.

Di Taiwan wilayah utara, banyak bunga tumbuh dan berkembang di musim semi, seperti yang bisa dinikmati di Yanmingshan. Berbeda lokasi, berbeda pula waktu tumbuhnya bunga. Di Taiwan wilayah tengah, tepatnya di kota Taichung, festival bunga diadakan di musim gugur (November-Desember) karena banyak Bunga yang tumbuh di bulan itu.

Festival bunga di Taichung disebut Taichung Sea of Flowers karena dalam festival tersebut bunga-bunga disana seperti lautan yang terhampar luas. Kita bisa menikmati indahnya bunga-bunga sejauh mata memandang. Selain itu, uniknya bunga-bunga yang ditampilkan membuat jari ini tidak henti-henti nya mengklik kamera.

Uniknya, bunga-bunga tersebut pun dibentuk sedemikian rupa sehingga menyerupai bentuk buku, patung, tembok, alunan musik, rumah, kelinci, dan lain-lain.

Image

Bunga berbentuk buku

Image

Bunga Berbentuk Kelinci

Image

Lautan Bunga

Image

Lantunan Musik

Image

Bunga berbentuk Rumah

Image

Bunga Berbentuk Tembok

Image

Bunga berbentuk Patung

Image

Berpose di taman bunga

Kalau ke Taiwandi bulan November atau Desember, jangan lupa mampir ke Taichung untuk menikmati festival bunga ya gan,😀

Credit : Haryo Wicaksono

9 thoughts on “Taichung Sea of Flowers

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s