Kisah Mangkuk Sup si Alja dan si Iwan

Ada seorang pria bernama Alja, berbulu lebat dan hobi makan daging kambing. Dia berasal dari sebuah negara di afrika utara. sebagian dari mereka berbahasa arab dan sebagian lagi berbahasa prancis karena merupakan negara bekas jajahan prancis, Namun, secara budaya, mereka mirip dengan kebudayaan timur tengah.

Alja menikahi seorang wanita bernama Iwan. Iwan berasal dari sebuah pulau di asia timur yang bernama Formosa, bermata sipit dan berkulit putih. Mereka pun tinggal di negara asal si Iwan. Suatu ketika, Alja ingin membuka usaha warung makan di sebuah kampus teknologi di pusat kota di pulau formosa itu.

Warung pun berjalan sesuai rencana. Hingga suatu saat alja memiliki ide untuk menjual sup resep timur tengah di warungnya. Sang istri pun tidak setuju karena kebiasaan di negara ini Sup itu GRATIS, tidak bayar. Namun, alja bersih keras kalau sup ini lezat dan harga 30 NTD cukup murah untuk membeli sup ini karena terbuat dari bahan yang mahal.

Akhirnya sup pun dibuat dan dijual. Apa hasilnya? TIDAK LAKU!!!

Karena di negara yang mereka tinggali, Sup merupakan bonus yang boleh dimakan gratis sepuasnya.

Pembelajaran yang bisa diambil. Kalau mau berbisnis, pahami dulu kebiasaan konsumen setempatnya, hehehe. #SelamatBerbisnis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s