Kekuatan Al Waqi’ah

Masih dalam buku yang sama (7 habits of Highly effective people), dan masih tentang habit yang kedua. Dalam penjelasan buku itu, habit kedua merupakan personal Mission. Apa yang menjadi visi dan misi seorang manusia? Seperti apa dia ingin dikenang ketika dia sudah meninggal?

Dalam menjalani visi dan misinya, manusia bergantung kepada principal centernya. Ada yang principal centernya “Family”. Ketika keluarganya harmonis, maka hidupnya akan bahagia dan seluruh kerjaannya bisa berjalan dengan baik. Ada juga yang principal centernya itu “uang”. Ketika dia memiliki uang banyak, maka dia bisa bekerja dengan baik. Ada yang principal centernya “pujian Orang”. Ketika banyak orang memuji, maka dia bisa bekerja secara optimal, dan lain-lain.

Singkatnya, untuk menjalani visi dan misinya, kondisi psikologis manusia bersifat fluktuatif dan bergantung kepada sesuatu yang menjadi principal centernya. Ketika principal centernya menyenangkan hatinya, maka produktivitas akan berjalan dengan lancar.

Aku mencoba mengevaluasi principal centerku. Dan sebaik-baiknya principal center itu adalah ALLAH SWT. Ketika kita mengagungkan-Nya di pagi hari dengan membaca Kalam-Nya, maka hariku itu produktif sekali. Aku bisa menyelesaikan banyak hal, menulis banyak hal, membaca banyak hal, dan hal-hal positif lainnya.

Jika setelah solat subuh tidur lagi, HAMPIR PASTI hariku tidak produktif, sedangkan jika setelah subuh aku tetap terjaga dan membaca surat Al Waqi’ah, maka HAMPIR PASTI hariku produktif sekali. jadikanlah ALLAH sebagai principal center kita, Wallahu A’lam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s