Kisah si Syukur dan Si Kufur

Di suatu daerah, terdapat dua orang sahabat yang bernama si Syukur dan si Kufur. Si syukur merupakan orang yang sangat kaya, selalu memiliki apa yang dia inginkan. Sedangkan si kufur adalah orang yang sangat miskin yang tidak memiliki apa-apa kecuali kain yang sedang ia gunakan.

Suatu ketika datanglah seorang tua yang sangat bijak ke kampung itu.Pak tua itu pun mendatangi si syukur dan bertanya.

“Apa yang hendak kau tanyakan padaku anak muda?” Tanya pak Tua

“Aku selalu mendapat anugerah dari ALLAH, aku belum pernah mendapat kesulitan selama hidupku. AKu ingin mengalami kesulitan itu, walaupun sedikit”. Jawab Syukur

“Mengeluhlah dan jangan pernah mensyukuri apa yang kamu miliki” Tegas Pak Tua

(sambil membawa tongkat kayu dan menggunakannya untuk menunjuk sesuatu) “Anda lihat kebun itu? RUmah itu? sawah itu? Masjid itu? itu semua hal yang Allah anugerahkan kepada saya. Lalu bagaimana mungkin saya tidak bersyukur? Syukur membantah.

Tiba-tiba, Tongkat kayu si syukur berubah menjadi Emas.

Pak tua pun pergi mendatangi si kufur dan bertanya

“Apa yang hendak kau tanyakan padaku anak muda?” Tanya pak Tua

“Anda melihat kondisiku pak tua, aku sangat miskin dan tidak punya apa-apa kecuali pakaian yang saya pakai. Bagaimana caranya agar saya bisa menjadi orang kaya?” Tanya Kufur

“Bersyukurlah atas apa yang kau miliki” Nasihat pak tua

“Bagaimana mungkin aku bisa bersyukur? AKu tidak memiliki apa-apa kecuali pakaian yang saya pakai”. Bentak si Kufur

Tiba-tiba, angin yang sangat kencang datang dan menerbangkan pakaian yang dipakai si kufur. Akhirnya si kufur tidak memiliki apa-apa.

Pembelajaran yang didapat adalah syukuri apa yang ada. Walaupun harta tidak kita miliki, syukuri kita masih memiliki keluarga. Jika keluarga sudah tidak kita miliki, syukuri kita masih punya badan yang sehat. Jikalau badan sehat, sanak saudara, teman, harta, tahta, wanita tidak kita miliki Syukurilah karena kita masih memiliki Iman.

وَاِذۡ تَاَذَّنَ رَبُّكُمۡ لَٮِٕنۡ شَكَرۡتُمۡ لَاَزِيۡدَنَّـكُمۡ​ وَلَٮِٕنۡ كَفَرۡتُمۡ اِنَّ عَذَابِىۡ لَشَدِيۡدٌ‏

“Dan (ingatlah) tatakala Tuhan kamu memberitahu: “Demi sesungguhnya! Jika kamu bersyukur nescaya Aku akan tambahi nikmatKu kepada kamu, dan demi sesungguhnya, jika kamu kufur ingkar sesungguhnya azabKu amatlah keras”.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s