Jadilah Orang Lansia Seperti Pak Komang Bagiasna

Mungkin anda bertanya-tanya, siapakah pak Komang Bagiasna?

Komang Bagiasna adalah dosen pembimbing tugas akhir S1 ku dulu di ITB. Beliau seorang Guru Besar bidang keahlian perancangan Mesin, Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara, ITB.

Saya mengerjakan TA dalam kurun waktu 2011-2012. Selama periode itulah beliau banyak memberikan teladan untukku, termasuk tentang keteladanan hidup di massa tua. Tentang apa yang sebaiknya dilakukan ketika usia semakin lanjut.

Di usianya yang semakin senja, beliau masih semangat untuk berkontribusi dengan keilmuan yang dimilikinya, namun tidak haus akan kekuasaan. Beliau tidak ingin memiliki jabatan ataupun kedudukan lainnya, tidak ingin menjadi Kaprodi, Dekan, atau bahkan Rektor. Selain itu, beliau juga sudah menyerahkan kepemimpinan Lab kepada dosen yang lebih muda darinya.

Saya kadang Gagal Paham dengan orang tua yang masih ingin Berkuasa. Dengan berdalih ingin berkontribusi, mereka selalu merecoki urusan anak muda dalam hal kekuasaan. Mereka berfikir seolah-olah anak muda ini tidak bisa mengurus hal besar.

Anda tahu JK? lahir tanggal 15 Mei 1942, dan sekarang usianya sudah lebih dari 72 tahun. Entah 5 tahun lagi beliau masih hidup atau tidak. Saya gagal paham mengapa di usianya yang sangat senja beliau masih saja ingin MERECOKI anak muda dalam mengurus Negara. Mungkin dalihnya adalah ingin membantu anak muda dengan pengalamannya yang sangat banyak. Saya mikir, kenapa gak seperti Pak Habibie yang membantu dari sisi Eksternal? Kenapa harus turun langsung? usia sudah tidak sesuai untuk mengurus hal besar seperti Negara… Saya sepakat bahwa sampai mati pun kita harus selalu berkontribusi dengan baik kepada negara, namun saya TIDAK sepakat jika kontribusi ini didefinisikan dengan berjuang langsung dalam kekuasaan.

Anda tahun Megawati? Lahir tanggal 23 Januari 1947. Di usianya yang hampir 68 tahun, masih saja merecoki kreativitas politik anak-anak Muda. Detailnya tidak usah saya jelaskan, mungkin anda juga sudah tahu.

Dan masih banyak sekali tokoh-tokoh tua yang ingin Ngerepotin anak-anak muda dengan turut campur mengurusi kegiatan politik dan kekuasaan. Prabowo, Wiranto, mungkin nanti SBY, dll.

Kapan anak muda kreatifnya? Memang orang tua punya byk pengalaman, namun anak muda kaya akan kreativitas.

Kalau mereka ingin dapat kekayaan sehingga melakukan ini untuk kesejahteraan hidupnya, Saya bisa Paham alasan mereka.

Tapi yang saya tahu Pak JK dan ibu Mega sudah sangat kaya. Kenapa gak menikmati massa tuanya dengan Ibadah? atau kalau malas Ibadah, Jalan-jalan ke luar negri berkeliling dunia, atau mungkin Shopping, Foto-foto seperti ibu Ani, atau sesuatu yang lain yang sifatnya santai.

Pun kalau ingin berkontribusi, tidak perlulah lewat jalur kekuasaan. Bisa ngurus masjid, mendirikan yayasan yatim piatu. Toh duitnya udah banyak kan?

Saya harap orang-orang lanjut usia itu (diatas 60 tahun) sudah saatnya berkontribusi secara non politik dan non kekuasaan yang dicontohkan oleh Pak Komang. Beliau tetap berkontribusi dengan ilmu yang dimilikinya tanpa keinginan merecoki anak muda.

#PemikiranDiPagiHari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s