Mati

Mati? ada yang tidak tahu kata itu? Semua yang bernyawa pasti akan mati. Pertanyaannya, mati dalam keadaan bagaimana yang kita inginkan?

Seseorang dianggap mulia biasanya jika dia mati dalam keadaan mulia, misalnya lagi solat, lagi ngaji, atau sedang berbuat kebaikan lainnya. Sedangkan seseorang dianggap hina tatkala dia mati dalam keadaan sedang bermaksiat, atau dalam keadaan yang sangat buruk, seperti Abu Lahab, Ash bin Wail, Al Walid bin Mughiroh, dan lain-lain.

Bagaimana kita menanggapi soal kematian ini? dan bagaimana kita sebaiknya menjalani hidup dan memandang mati saat kita hidup?

Cara tergampang adalah ketika kita bangun di pagi hari, asumsikan umur kita hanya sampai jam 9 malam. waktu 16 jam tersisa tersebut mau kita gunakan sebagai apa?

tentu beberapa hal berikut akan dilakukan:

1. Ibadah

2. Berbuat Baik

3. Mengerjakan peran sebaik mungkin (Tugas sebagai karyawan, ayah, ibu, anak, teman, Guru, Murid, dll)

4. Membayar hutang

5. Menepati Janji

Dan hal baik lainnya. Sehingga cara agar hidup kita lebih efektif adalah dengan mengingat mati. Karena dengan mengingat mati, kecintaan terhadap duniawi akan berkurang.

#SelfReminder

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s