Tidur

Tidur merupakan suatu kebutuhan pokok manusia. Terkadang, seseorang yang kurang tidur cenderung memiliki daya tahan tubuh yang rendah. Rendahnya daya tahan tubuh mengakibatkan seseorang tidak produktif dalam mengerjakan sesuatu.

Selain kuantitas jam tidur, kapan waktu tidur seseorang pun mempengaruhi kualitas tidur. Contohnya seseorang tidur selama 6 jam per hari, tapi di waktu yang berbeda. Si A tidur jam 9 malam sampai jam 3 dini hari. Sedangkan si B tidur dari jam 2 dini hari hingga jam 8 pagi. Walaupun sama-sama tidur selama 6 jam. Siapakah yang paling bagus kualitasnya? Tentu lah jam tidur si A, karena si A tidur sebelum tengah malam.

Selain itu, tidur terlalu larut (Dini hari) cenderung menimbulkan banyak penyakit. Selain menimbulkan penyakit, kita pun merasa lelah ketika bangun di pagi hari. Hal itu yang sangat mengganggu produktivitas kita.

Teladan manusia se-jagat Raya, Rasulullah Muhammad SAW senantiasa segera tidur sehabis solat isya agar bisa terbangun sebelum subuh, sehingga beliau bisa mengerjakan solat tahajud terlebih dahulu.

Jika gak penting-penting amat, segeralah tidur sehabis isya. Janganlah mengerjakan hal yang tidak penting sehabis isya. #SelfReminder

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s