3 alasan mengapa harus selalu menulis

Pertanyaan sederhana yang ingin saya sampaikan kepada teman-teman pembaca sekalian. Pentingkah menulis itu?

Jawabannya adalah Menulis itu penting, karena ada beberapa hal yang menyebabkan menulis itu penting:

1. Melatih otak dalam mengekspresikan kata-kata.

Seorang penulis adalah seorang pembaca, sehingga apa yang ditulisnya adalah kolaborasi pemikiran dia dan pemikiran dari buku-buku yang biasa dibacanya. namun, seorang pembaca belum tentu seorang penulis.

Coba bayangkan seperti ini. Anda memahami problematika matematika, namun anda tidak pernah melatih tangan anda untuk mengerjakan soal. Bagaimanakah hasilnya? Otak anda akan tumpul, anda tidak bisa mengerjakan soal matematika dengan baik. Walaupun ketika anda melihat contoh soal tersebut, tampaknya gampang sekali.

Begitu halnya dengan menulis. Jika anda hanya membaca,membaca,dan membaca saja. Anda memang mengetahui suatu ilmu, namun anda tidak akan ahli tanpa mengekspresikan ilmu yang anda baca melalui suatu ucapan (Orasi/Bercerita) atau melalui tulisan. Jika anda membaca banyak bacaan, lalu anda berorasi menyampaikan bacaaan itu, tentu itu bisa melatih otak anda. Namun, semua orang tidak memiliki kesempatan untuk mengekspresikan pemahamannya lewat ucapan, namun semua orang bisa mengekspresikannya lewat tulisan, seperti Blog, Diary, atau fasilitas lainnya.

Jadi, menulis dapat melatih otak anda dalam mengubah informasi yang masuk menjadi data yang bermanfaat.

2. Memperpanjang Umur

Gajah mati meninggalkan Gading. Manusia mati meninggalkan? Jawab sendiri yaa, hehehe.

Jika kita memiliki tulisan, sebenarnya kita memiliki umur yang lebih panjang. Mengapa? karena umur tulisan melebihi umur manusia itu sendiri. Anda tau Imam Syafi’i? Imam Ghozali? Imam Bukhori? Imam Muslim? Mereka tetap berumur panjang. Walaupun mereka sudah meninggalkan dunia, karya-karya mereka yang tertulis tetap memberi manfaat kepada yang masih hidup, seolah-olah umur mereka sangat panjang.

Semoga Tulisan saya di blog ini pun bisa memperpanjang umur saya, Aamiin.🙂

3. Sebagai pengingat

Ada sebuah pepatah bijak mengatakan bahwa ilmu itu ibarat kuda, tulisan itu talinya. Agar kuda tidak terlepas, maka harus diikat dengan tali. Pepatah itu pun mengatakan bahwa agar ilmu tidak hilang, maka harus diikat dengan tulisan.

Ingatlah bahwa manusia adalah makhluk yang penuh dosa dan ketika manusia berlumuran dosa, mereka cenderung mudah untuk melupakan ilmu. Ketika ilmu diikat dengan tulisan, maka ilmu tersebut bisa diingat kembali ketika lupa.

Otak manusia pun memiliki banyak keterbatasan. Oleh karena itu, jika ingin terus mengingat ilmu, maka menulislah, hehe.

Semoga Bermanfaat. Mari Semangat menulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s