Aqidah 4 Negara

Jike pembicaraan kita kerucutkan kepada aqidah Islam. apa yang kita pikirkan ketika kita mendengar nama Iran, Saudi Arabia, Yaman, dan Amerika? Dan bagaimana jika keempat negara tersebut memberikan 1001 beasiswa kepada para santri dari Indonesia?

Apakah yang akan terjadi 20 tahun kemudian ketika para Doktor lulusan keempat negara tersebut balik ke Indonesia dan membuat majelis-majelis Ta’lim di daerah-daerah di Indonesia dengan sokongan finansial yang tidak sedikit? Apakah kita siap menghadapi peperangan aqidah 20 tahun kemudian ketika kita sudah menjadi orang tua bagi anak2 kita? Apakah kita siap membentengi anak2 kita dari Aqidah-aqidah yang sesat ?

Iran adalah negara dengan mayoritasnya penganut paham Syiah, sedangkan Saudi Arabia mayoritasnya adalah penganut paham Wahabi, dan Yaman mayoritasnya penganut paham Aswaja Asy’ariyah., sedangkan Amerika mayoritasnya berpaham Liberal.

Begitu banyak para santri di pondok-pondok pesantren setelah sekolah di Iran, pulang menjadi orang yang berpaham Syiah dan ingin men-Syiah-kan jamaahnya. Begitu banyak putra kiyai yang dikirim sekolah ke Amerika, belajar Islam dari professor-professor Nasrani dan Yahudi, lalu kemudian balik menjadi orang yang berpaham Liberal. Betapa banyak para santri yang sekolah ke Arab, pulang menjadi orang yang berpaham Wahabi?

Lalu, aqidah manakah yang saya yakini kebenarannya?

Yang saya yakini kebenarannya adalah kelompok Aswaja Asy’ariyyah, yang merupakan aqidah islam yang membawa rahmat bagi semesta alam. Guru2 mulia berpaham Aswaja Asy’ariyyah dan para Habaib Asy’ariyyah begitu indah dalam menyampaikan dakwahnya. Begitu halus dan mengena bagi masyarakat awam.

Kelompok Asy’ariyyah juga yang merupakan kelompok pertengahan dan tidak ekstrim  tidak serta merta mudah membebaskan sepeti Liberal, dan tidak serta merta mudah membid’ahkan kelompok lain seperti Wahabi. Tapi kelompok Asy’ariyyah ini masih memiliki batasan2 aqidah yang sangat jelas. (Kita tidak menghitung kaum Syiah, karena Syi’ah sudah PASTI SESAT).

Jika kita melihat ketiga kelompok lainnya, saya pribadi tidak melihat adanya Islam sebagai Rahmatal Lil’alamin. Kelompok Syi’ah yang mengkafirkan para sahabat Nabi (Abu Bakar dan Umar), dan Kelompok Wahabi yang mengkafirkan keluarga Nabi (Ayah dan Ibu Nabi) begitu garang nya dalam berdakwah dan mudah membid’ahkan kelompok lain yang tidak sependapat. Sedangkan kelompok Liberan begitu bebasnya, hingga membebaskan pernikahan sejenis. Na’udzubillah.

Saya ingat ketika saya kecil dulu, (Alm) Kakek saya yang merupakan ketua NU di Sumber sering sekali mengadakan pengajian untuk warga sekitar. Kadang kala ketika pengajian diadakan untuk memperingati momen tertentu, Ulama besar Cirebon pun (seperti Ustadz Solah Assegaf, KH Fuad Hasyim dari Buntet) diundang mengisi acara untuk menyuarakkan Syiar Islam. Begitu indahnya syiar Islam yang disiarkan oleh beliau2, begitu mengena nya Islam sebagai Rahmatal Lil Alamin.

Ulama-ulama Asy’ariyyah pun banyak yang menjadi Ulama besar, dan senantiasa selalu ada gantinya dari massa ke massa. Saya teringat dahulu di Pesantren Jagasatru di Cirebon, ada seorang ulama besar yang bernama Habib Muhammad bin Syekh bin Yahya atau yang biasa disebut sebagai kang Ayip Muh, Beliau adalah tokoh ulama yang sangat disegani di Cirebon. Beliau wafat tahun 2006, dan di tahun itu pula, Allah mengirim Buya Yahya untuk berdakwah di Cirebon. Dan di saat ini, Buya Yahya adalah seorang ulama kharismatik yang luas ilmunya yang banyak menjadi rujukan di Cirebon. Semoga Allah selalu mengkaruniai Cirebon dengan ulama-ulama Aswaja Asy’ariyyah.

Semoga Allah senantiasa memberikan petunjuknya kepada kita sehingga kita tetap berada di jalur yang benar, Aamiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s