Ketika sang murid mencintai Guru

Siapa yang tidak tahu Imam Muhammad bin Idris As Syafi’i? Dan siapa yang tidak tahu Imam Ahmad bin Hambal? Mereka adalah imam besar Madzhab Syafi’i dan imam besar Madzhab Hambali.

Imam Ahmad adalah murid nya imam Syafi’i. Beliau sangat hormat kepada gurunya karena keluasan ilmu yang dimiliki oleh gurunya. Begitupun Imam Syafi’i, sangat hormat kepada muridnya yang juga orang yang sangat Alim.

Imam Ahmad adalah orang yang sangat mencintai Imam Syafi’i. Bahkan perkataan beliau yang sangat terkenal tentang Imam Syafi’i adalah “Setelah saya mengenal guru saya (Imam Syafi’i), saya tidak pernah solat dua rokaat kecuali saya mendoakan beliau”.

Begitulah ketika seorang murid yang ‘alim mencintai gurunya yang juga ‘alim. Walaupun terjadi perbedaan pendapat diantara keduanya, tapi tak memutuskan keinginan mereka untuk tetap berjumpa dan mendoakan atas dasar Cinta kepada Allah.

Rahimahullah Imam Syafi’i, Rahimahullah Imam Ahmad. Semoga ilmu yang telah Engkau sebarkan menjadikan Allah Ridho dan membuat engkau mulia di sisi Allah. Semoga kita (Umat Akhir Zaman) bisa mencontoh akhlak dan keteladanan mereka. Mencintai karena Allah, dan mendoakan karena Allah.

*Marhaban ya Ramadhan*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s