Ketika si Miskin Iri

Suatu ketika, ada seorang sahabat yang sangat miskin mengadu kepada Rasulullah.

Miskin : “Ya Rasulullah, sesungguhnya kami kalah dalam beramal soleh dengan orang kaya. Kami bisa solat, orang kaya bisa solat, kami puasa, orang kaya bisa puasa. Tapi kami tidak bisa bersedekah dengan harta kami. Bagaimana kami bisa menandingi amal ibadah orang2 kaya?”

Nabi : “Engkau pun bisa bersedekah. Karena sesungguhnya Tasbih, Tahmid, Tahlil, dan Takbir adalah sedekah”

Para sahabat nabi yang miskin pun mulai berdzikir, mulai bertasbih, tahmid, tahlil, dan takbir sebagai bentuk sedekah mereka. Hal ini pun diketahui oleh orang kaya. Orang kaya pun mengikuti amal ibadah sahabat2 yang miskin ini.

Si miskin pun mengadu lagi ke Rasulullah. Kemudian Rasulullah menjawab bahwa itulah kehidupan. Allah memberikan kelebihan kepada sebagian kamu daripada sebagian yang lain. Dan janganlah kamu merasa dengki terhadap nikmat Allah yang telah dikaruniakan kepada sebagian yang lain. Karena sesungguhnya Allah tetaplah Dzat yang maha Adil, kelak akhirat, orang kaya pun akan dihisab, sedangkan si miskin tidak dihisab.

Semoga kita bisa senantiasa bersyukur ketika diberi nikmat, dan bersabar ketika diberi cobaan. Dan semoga kita tidak memiliki rasa dengki ketika Allah mengaruniakan nikmat kepada sebagian yang lain.

*Marhaban ya Ramadhan*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s