Utamakan sedekah ke Keluarga

Ada seorang sahabat Nabi dari kaum Anshor yang sangat kaya. Beliau memiliki lahan di sebelah masjid Nabawi. Pada lahan tersebut, terdapat empang air yang sangat segar. Rasulullah sering beristirahat di lahan itu dan meminum dari empang tersebut.

Suatu ketika, sang sahabat mendatangi Rasulullah dan berkata.

Sahabat : “Ya Rasulullah, sesungguhnya lahan ini adalah harta yang paling aku cintai. Aku ingin menyedekahkannya untuk kebutuhan kaum muslimin. Maka aku serahkan padamu lahan ini beserta isinya”

Nabi : “Baiklah, aku terima sedekahmu. Maka aku yang akan menentukan siapa yang berhak memiliki lahan ini.”

Rasulullah pun memberikan perintah bahwa lahan ini diberikan kepada keluarga sang sahabat tersebut. Mengapa? karena sedekah yang paling utama dan pertama adalah sedekah kepada kerabat keluarga.

Mengapa Nabi melakukan demikian? Karena pada hakikatnya, setiap manusia memiliki kecemburuan. Jika seorang anggota keluarga miskin, tapi melihat anggota keluarganya yang lain kaya, atau bahkan memiliki kelebihan harta yang tidak sedikit, tapi tidak membantu si anggota keluarga yang miskin tersebut (tidak bersedekah kepada anggota keluarga yang miskin), tapi bahkan sedekah ke orang lain yang jauh, maka itu tidaklah lebih utama daripada bersedekah kepada kerabat keluarga.

Semoga kita bisa mengambil hikmah dari kisah sang sahabat Anshor ini. Aamiin

“Marhaban ya Ramadhan”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s